Lehmann kini sedang menjalani masa-masa tersulitnya di Arsenal. Saat kontraknya akan habis akhir musim ini, dia malah kehilangan posisi kiper utama setelah kalah bersaing dengan Manuel Almunia.
Bisa dipastikan kalau rasa sakit hati kiper Jerman itu kini makin menjadi-jadi. Bukan karena nasibnya yang kian tak jelas, tapi kejadian yang dialami anak laki-lakinya yang berusia tujuh tahun, Mats.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya yakin masih ada prasangka yang sama. Anak saya saat ini bermain rugby di sekolahnya dan seorang anak dari tim lawan memanggilnya dengan 'keturunan Nazi Jerman'," sesal Lehmann.
Sejak pertama kali menginjakkan kaki di Inggris pada tahun 2003 lalu, eks kiper AC Milan dan Borussia Dortmund itu sebenarnya mengaku kerasan tinggal di London. Namun insiden terbaru yang menimpa anaknya telah membuat Lehmann sangat kecewa.
"Tentu saja, itu juga membuatnya kecewa dan saya percaya banyak jurnalis disini senang jika saya tidak bermain di Arsenal. Lalu mengadakan pesta (untuk merayakannya). Itu mungkin karena saya adalah orang Jerman, tapi tak apa-apalah. Saya akan menanggapi sikap kasar dengan tenang," pungkas Lehmann.
(din/ian)











































