Bradley Barcola menjelaskan perbedaan antara Liverpool dengan mantan klubnya Paris Saint-Germain. Begini penjelasannya.
Barcola bergabung ke Liverpool pada musim panas 2026. Pemain asal Prancis itu didatangkan dari PSG dengan banderol seharga 106 juta paun.
Pembelian mahal Barcola diharapkan bisa menambah ketajaman lini serang Liverpool. Kendati demikian, dia belum banyak menampilkan keganasan di depan gawang lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Iraola: Memang Harus Sabar dengan Barcola |
Barcola belum bisa mencetak gol dalam 5 pertandingan di Premier League. Pemain berusia 24 tahun itu hanya mampu menyumbang 1 assist saat melawan Brentford akhir pekan lalu, plus menyia-nyiakan peluang emas 1 lawan 1 dengan kiper.
Performa kurang memuaskan itu diakui Bradley Barcola. Dia menyebut masih beradaptasi dengan Premier League, serta menyebut ada perbedaan antara Liverpool dengan eks timnya PSG.
Barcola menilai PSG bermain lebih taktis ketimbang Liverpool karena tuntutan yang berbeda antara Liga Prancis dengan Premier League. Terlebih, Les Parisiens dilatih Luis Enrique yang sangat mengutamakan permainan taktikal.
"Saat saya di Paris, saya tidak sepenuhnya menyadari apa yang kami lakukan, karena kami terus-terusan menang. Namun ketika Anda tiba di klub lain, Anda menyadari bahwa apa yang kami lakukan benar-benar luar biasa," kata Barcola, dilansir dari AS Diario.
"Saya masih mencoba beradaptasi, karena ini benar-benar sangat berbeda dari PSG. Liga ini tampaknya kurang taktis bagi saya," dia menambahkan.
"Saya sebelumnya memiliki pelatih yang sangat, sangat taktis. Sekarang sangat berbeda," ujarnya soal perbedaan PSG dan Liverpool.
(bay/aff)










































