Arsene Wenger tak salah kalau berpendapat selisih satu poin dari MU di puncak klasemen bukan masalah besar. Dengan 19 pertandingan tersisa di Premier League, segala hal masih mungkin terjadi.
Tapi apapun komentar, atau dalih, yang digunakan pelatih asal Prancis itu, lengser dari posisi puncak di penghujung tahun jelas bukan hasil yang diinginkan. Main imbang tanpa gol dengan Portsmouth malah menunjukkan kalau tim "Gudang Peluru", yang begitu perkasa di awal musim, kini mulai kedodoran dan memasuki masa-masa sulitnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Periode ini sangat berat... Kami tahu perebutan gelar juara semakin berat. Semoga kami bisa melakukan sesuati di akhir pekan ini dan kembali berada di puncak pada tahun baru. Akhir pekan ini kami harus siap bertandang ke Everton" ungkap Gael Clichy di Timesonline.
Dengan MU yang hanya menjamu West Ham United, tampaknya sulit buat Arsenal kembali ke puncak klasemen di penghujung tahun. Sepanjang bulan Desember, tim Arsenal malah punya rekor yang tak istimewa saat menjalani laga tandang.
Setelah kemenangan 2-1 atas Aston Villa di awal Desember lalu, The Gunners kalah dari Middlesbroug lalu lalu cuma menambah satu poin usai bermain imbang dengan Newcastle United dan Pompey.
"Kami tidak bermain dengan semangat yang tepat untuk memenangi pertandingan. Ini periode yang sulit dan pemain mulai kelelahan, tapi kami juga tahu apa yang harus kami lakukan, dan jika bisa bermain dengan cepat maka kami akan menang," pungkas bek Prancis itu.
Makin membuat perjuangan Arsenal makin berat adalah rekor kandang Everton yang cukup baik. Dari sembilan laga di Goodison Park, enam di antaranya berakhir dengan kemenangan tuan rumah. Cuma dua kali Everton tumbang di depan pendukungnya sendiri dan satu pertandingan lainnya berakhir imbang. (din/a2s)











































