Tekel dua kaki Ricardo Carvalho pada Gabriel Agbonlahor adalah contoh terkini betapa aksi-aksi menjurus kasar masih ditemui di Liga Primer. Bek Chelsea itu kemudian memang meminta maaf, namun banyaknya kasus serupa menimbulkan kekhawatiran besar.
"Kita tahu permainan ini semakin cepat dan bahkan lebih cepat lagi di negara ini. Tapi kita juga harus menaruh perhatian pada kesehatan dan keselamatan pemain. Saya mengkhawatirkan hal itu. Kami kehilangan 50 pemain setiap tahun karena cedera permanen," ungkap Presiden Eksekutif Asosiasi Pesepakbola Profesional, Gordon Taylor, di The Sun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dibutuhkan rasa hormat antara sesama (pemain) profesional juga terhadap lawan-lawannya," lanjut Taylor.
Berdasarkan regulasi saat ini, pemain yang langsung mendapat kartu merah akan dikenai sanksi larangan bertanding sebanyak tiga kali. Menyusul makin maraknya tekel berbahaya, mantan wasit kenamaan Inggris, Graham Poll, mengajukan ide yang mungkin bisa diterapkan FA.
Tak tanggung-tanggung, karena dianggap mengancam karir si pemain yang ditekel, Poll mengusulkan sanksi larangan bertanding hingga delapan kali jika dianggap melakukan tekel berbahaya.
"Ini akan memaksa pemain berpikir ulang soal strategi menekel yang akan mereka lakukan dan menghilangkan hal semacam itu dari permainan ini," ungkap Poll dalam tulisannya di Dailymail. (din/ian)











































