Untuk jangka pendek Anelka memang diproyeksikan mengisi tempat kosong yang ditinggalkan Drogba membela negaranya di Piala Afrika sepanjang akhir Januari hingga awal Februari. Namun dengan keinginan hengkang yang beberapa kali diutarakan striker Pantai Gading itu, Anelka disebut-sebut bakal menjadi pengisi pos striker utama The Blues.
Dengan 10 gol yang sudah dilesakkannya musim ini, Anelka memang menjadi penghuni papan atas daftar topskorer hingga paruh musim. Tapi striker Prancis itu tetap saja dianggap tak akan mampu menjadi pengganti Drogba.
"Anelka punya potensi besar, tapi Drogba tetaplah Drogba. Saya tak tahu apakah Anelka bisa menjadi pilihan utama di Chelsea untuk jangka panjang," ungkap mantan Kapten Chlesea, Marcel Desailly di TheSun, Senin (14/1/2008).
Mantan pemian Chelsea di era 1998-2004 itu juga mengatakan kalau mantan striker Arsenal, Liverpool dan Real Madrid itu cuma akan bersaing dengan Andriy Shevchenko dan striker Chelsea lainnya. Meduetkan keduanya juga disebut bukan pilihan yang menguntungkan.
"Dia akan berkompetisi dengan Andriy Shevchenko dan striker lainnya, Anda tak bisa menggantikan Drogba karena dia yang terbaik. "Akan sulit memainkan mereka bersama. Anelka tak suka bertahan di depan dan dia terus bergerak. Drogba (juga terus bergerak) ke kanan dan kiri dan butuh kerja keras untuk menduetkan mereka berdua," ungkap senior Anelka di timnas Prancis itu. (din/arp)











































