Dalam otobiografinya, Owen menyebut masa-masa membela timnas di bawah kepemimpinan "King" Kev --tahun 1999 sampai 2000-- adalah salah satu periode terburuk dalam karirnya, sekaligus membuat dirinya sering tak percaya diri.
Maka setelah Keegan resmi kembali menangani Newcastle, berbagai spekulasi tentang hubungan Owen dan manajernya itu pun bermunculan. Spekulasi terburuk tentu saja adalah penyerang Inggris itu bakal hengkang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya yakin apa yang dia katakan di otobiografinya bakal dibawa-bawa tapi mereka adalah orang dewasa. Mereka akan melupakannya, saya janji itu sama sekali tak akan jadi masalah," tegas Shearer kepada BBC 5 Live dilansir Daily Mail, Jumat (18/1/2008).
Shearer, yang diboyong Keegan ke Newcastle pada tahun 1996, percaya kalau Owen akan bisa berkembang di bawah bimbingan manajernya saat ini. "Penyerang tengah manapun yang bermain di bawah arahan Kevin Keegan akan menyukainya. Dia ingin menyerang, dia ingin bermain dengan dua sayap yang mengirim bola ke jantung pertahanan lawan sesering mungkin. Dan kalau begitu kejadiannya, Michael Owen pasti menikmatinya karena dia akan mencetak gol lebih banyak dibandingkan ketika dia bermain sebelumnya," yakin Shearer.
Jaminan semacam itu ternyata tak hanya diberikan mantan kapten timnas Inggris itu. Penyerang Chelsea Nicolas Anelka yang pernah ditangani Keegan di Manchester City turut menyuarakan kata-kata positif.
"Ketika saya bermain di City saya suka bekerja bersamanya, pasti pemain Newcastle juga. Dia (Keegan) dulu adalah seorang penyerang, jadi (tipe permainannya) pasti bagus untuk seorang penyerang. Anda akan bermain di banyak laga dan banyak berlatih di depan gawang. Dia membawa senyuman di lapangan dan mereka (Newcastle) membutuhkannya. Jadi dia akan tepat untuk mereka," beber Anelka.
(krs/key)











































