Bermain di kandang, Liverpool sempat unggul terlebih dulu sebelum kemudian berbalik tertinggal. Liverpool butuh gol di menit penghabisan sebelum keluar dengan satu angka di tangan. Ini membuat The Reds mencatat hasil enam kali imbang dari 11 pertandingan yang mereka jalani di Anfield.
Gerrard pun mulai frustasi dengan kondisi Liverpool. Di klasemen, mereka masih tertahan di peringkat lima. Sang skipper pun menyalahkan konflik yang terjadi di seputar duet pemilik, Tom Hicks dan George Gillet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami (pemain) tahu apa yang sedang terjadi. Kami tetap berusaha turun ke lapangan dan tidak terpengaruh, tapi tetap saja persoalan itu kembali ke pikiran kami," sambung Gerrard.
Frekuensi pemberitaan bernada negatif tentang Liverpool membuat Gerrard jengah.
"Jika (mendengarnya) setiap hari, tidak mungkin untuk tidak memikirkannya. Pastinya, hal itu sama sekali tidak menolong tim dan para pemain," kilah kapten berusia 26 tahun tersebut.
Meski mengeluhkan kondisi di luar lapangan, kegagalan untuk memetik kemenangan atas Villa diakui oleh Gerrard juga disebabkan oleh kegagalan para punggawa The Reds menampilkan permainan terbaiknya.
"Permainan kami tidak cukup bagus. Kami terus berusaha karena semuanya belum berakhir sebelum benar-benar berakhir. Tapi kami memang tidak cukup bagus," pungkas dia.Β (arp/key)











































