Rencananya peringatan tersebut akan dimulai pada tanggal 6 Februari 2008, bertepatan dengan hari terjadinya tragedi Munich tahun 1958 silam. Empat hari kemudian, ketika menghadapi Manchester City, The Red Devils berencana tampil tanpa sponsor di kostum tanding mereka plus mengheningkan cipta sebelum pertandingan.
Tetapi beberapa halangan mulai muncul menjelang dilaksanakannya rencana tersebut. Banyak staf MU yang mengkhawatirkan beberapa fans City akan berusaha membuat kegaduhan pada saat mengheningkan cipta meskipun hal tersebut belum tentu akan terjadi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa pengacau meninggalkan sejumlah coretan di (poster) peringatan Munich pada malam hari dan mereka harus menerima hukuman. Saya tak menyangka ada yang berani melakukan tindakan memalukan seperti itu," ujar juru bicara MU, Phil Townsend, seperti dilansir Yahoosports.
Beberapa oarang menyangka hal tersebut dilakukan oleh beberapa fans City, namun tidak sedikit yang menuduh suporter garis keras MU yang melakukannya. Para suporter garis keras itu disinyalir membenci terdapatnya logo sponsor, yang juga ikut tercoret, di pojok bawah poster.
Logo Sponsor tersebut dibenci karena dianggap beriklan di tengah suasana duka peringatan tragedi Munich. Namun menurut Townsend pihak sponsor tidak sedang beriklan melainkan menunjukkan rasa simpatinya kepada tragedi tersebut.
"Itu bukanlah sebuah iklan. Kami merasa tersanjung kepada partner kami itu yang ingin menunjukkan respek kepada peringatan tragedi penting tersebut," pungkas dia. (din/ian)










































