Shearer, yang bahkan sering digadang-gadang sebagai manajer masa depan Newcastle, dipastikan tak menjadi tangan kanan Keegan saat ini. Tawaran asisten manajer di klub St James Park itu ia tampik.
Diungkapkan mantan striker timnas Inggris itu, ia dan Keegan telah berdiskusi cukup intensif perihal kemungkinan bekerja sama. Hasilnya, walaupun memiliki banyak persamaan, namun hal itu justru dianggap bukan hal yang baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga sama-sama ikhlas, dan memiliki banyak ide untuk mencapai pekerjaan dengan baik. Ini bukan kombinasi yang paling baik. Anda butuh berbeda. Begitu banyak alasan, saya harus katakan tidak," tutur Shearer kepada The Sun.
Keegan dan pria 36 tahun itu memang dikenal punya hubungan sangat dekat. Keegan-lah yang membawa Shearer ke Newcastle pada tahun 1996 dan menjadikannya pemain termahal dunia ketika itu -- dibeli dari Blackburn Rovers seharga 15 juta poundsterling. Shearer pun menjadi anak emas The Magpies berkat rekor 206 gol yang dibuatnya untuk klub tersebut, termasuk 148 gol khusus di Liga Inggris.
Jika Shearer menolak duduk di jajaran manajemen Newcastle, eks kapten Chelsea Dennis Wise menerima pinangan klub ini untuk menjabat executive director (football). Terakhir ia bekerja sebagai manajer Leeds United sejak September 2006.
Wise belum apa-apa dikhawatirkan akan mencampuri pekerjaan Keegan. Namun ia memastikan tidak akan terlibat dalam tim utama, apalagi ikut mengurusnya.
"Saya di sini untuk membantu Kevin sebanyak mungkin dengan membawa pemain-pemain muda, dan juga merekomendasikan pemain-pemain tertentu buat dia. Dia akan bilang ya atau tidak. Keputusan final hanya ada di tangan dia, bukan yang lain," tukas Wise.
(a2s/a2s)










































