Dalam beberapa pekan ke belakang, Arsenal dan MU memang tercatat beberapa kali saling gusur memperebutkan posisi teratas. Adalah MU yang lebih sering berada di sana, setidaknya dalam sebulan terakhir, kalaupun mereka tergusur paling lama hanya bertahan 24 jam karena memang jadwal pertandingan yang berada dengan Arsenal.
Namun selepas pekan ke-25 sepanjang Sabtu (2/2/2008) dan Minggu (3/2/2008) ini, Willam Gallas cs bisa kembali berlama-lama merasakan tahta klasemen sementara. Adalah kemenangan 3-1 yang mereka dapat atas Manchester City dan bantuan saudara sekotanya, Spurs, untuk menahan imbang MU 1-1 yang mewujudkan kondisi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekalahan memalukan 1-5 atas Spurs memang mereka alami pekan lalu. Namun justru dari situlah nilai "layak" itu berasal. Dalam kondisi tertekan usai menelan kekalahan sensasional, Arsenal tetap mampu bangkit kembali ke jalur kemenangan.
Masalah Arsenal bukan hanya kekalahan memalukan tersebut, adalah perseteruan Emmanuel Adebayor dengan Nicklas Bentdner yang mengancam kondisi internal Enirates Stadium. Tapi dua kemenangan dengan skor 3-0 atas Newcastle plus mematahkan rekor kandang City adalah jawaban atas banyaknya keragu-raguan yang datang.
Sementara MU bukannya menjadi buruk. Jumlah 11 gol dalam empat laga Liga Inggris sebelumnya membuktikan hal itu kalau standar tinggi The Red Devils masih terjaga.
Mengandalkan Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney dan Carlos Tevez, MU selalu menjaga kualitas mereka di level atas. Kalau mereka semalam butuh gol di menit terakhir untuk menghindarkan diri dari kekalahan, itu karena Spurs memang tampil sangat baik.
Makin membuat senyum Arsenal merekah lebar adalah hasil imbang yang didapat Chelsea setelah bermain 1-1 dengan Portsmouth. Ini merupakan kegagalan The Blues meraih poin maksimal untuk kali pertama setelah pada lima laga sebelumnya selalu meraih tiga angka.
Meski kembali meraih kemenangan, Liverpool rasanya sudah pantas dihapus sebagai ancaman oleh tiga klub di atas. Anggota the big four yang satu ini penampilannya memang jauh dari meyakinkan, dengan selisih 17 poin dari pemuncak klasemen, Steven Gerrard cs rasanya bisa dipinggirkan dari perebutan gelar juara.
Jika mampu menjaga kestabilan penampilannya, Arsenal bisa berada di puncak klasemen hingga beberapa pekan mendatang karena lawan-lawan yang mereka hadapi relatif ringan. Blackburn Rovers, Birmingham City dan Aston Villa adalah calon lawan mereka selanjutnya. Arsenal baru akan menghadapi musuh berat jelang akhir bulan Maret saat bertandang ke Chelsea.
Hal berseberangan terjadi pada MU dan Chelsea. "Setan Merah" pekan depan akan menjalani derby menjamu The Citizens dan berlanjut kunjungan ke Newcastle United. Sedangkan "Si Biru" akan menjamu Liverpool pekan depan sebelum melanjutkan perjuangannya dengan menghadapi Spurs.
(din/din)










































