Kapan Menang, Keegan?

Kapan Menang, Keegan?

- Sepakbola
Minggu, 10 Feb 2008 13:35 WIB
Kapan Menang, Keegan?
Jakarta - Kembalinya Kevin Keegan ke Newcastle United disambut suka cita. King Kevin diharapkan bisa membawa The Magpies kembali ke musim 1995-1996. Tapi sejauh ini hasilnya masih jauh dari harapan dengan hanya tiga kekalahan dan dua kali imbang.

Pada musim 95/96, Newcastle tampil menawan di paruh pertama musim tersebut. Keunggulan sepuluh poin bahkan dicatatkan menjelang hari Natal 1995. Akan tetapi mereka terpeleset menjelang kompetisi tuntas dan dilewati Manchester United yang lantas jadi juara. Toon Army di bawah besutan Keegan saat itu hanya jadi runner-up.

Memasuki musim berikutnya, Newcastle yang gagal merengkuh gelar juara menjalani awal musim dengan menjanjikan kendati akhirnya Keegan undur diri secara mengejutkan pada Januari 1997.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beranjak ke musim ini, Newcastle terseok-seok di Premiership. Alhasil Sam Allardyce yang baru didapuk jadi manajer mundur setelah bertugas selama kurang dari delapan bulan dan Keegan pun dipanggil lagi. King Kev datang, asa kembali terbetik.

Namun demikian, sampai saat ini sentuhan positif Keegan belum lagi terlihat. Pria 56 tahun yang baru mulai melatih Newcastle usai tim itu menghantam Stoke 4-1 di Piala FA, belum pernah bisa meraih kemenangan.

Terakhir Michael Owen cs digasak Aston Villa 1-4 dalam lanjutan partai Liga Primer, Sabtu (9/2/2008). Hasil itu melengkapi dua kekalahan sebelumnya atas Arsenal di Piala FA dan Premiership dan dua kali hasil seri atas Middlesbrough dan Bolton. Dua laga yang disebut terakhir malah dimainkan di kandang sendiri, St James' Park.

Indikasi kalau perjuangan Keegan dan pasukannya musim ini lebih tertuju kepada ancaman degradasi, dan bukannya meraih posisi atas?

"Saya tahu ketika saya mengambil pekerjaan ini kami akan menghadapi laga-laga tangguh. Semua kecuali satu pertandingan kami adalah menghadapi tim dari papan tengah ke atas di klasemen, dan kami akan menjamu Manchester United dan Chelsea di kandang sendiri. Kami punya kekuatan cukup untuk tetap jadi klub Liga Primer musim depan tapi Anda tetap harus menembus poin 40, tak peduli Anda ada di klub apapun," tegas Keegan seperti dikutip dari situs resmi Newcastle.

Kekalahan terakhir atas The Villan kini membawa Newcastle ke posisi 13 klasemen sementara dengan poin 28, berselisih enam angka dari zona degradasi. Dalam tiga pekan mendatang, Manchester United dan Liverpool sudah siap menghadang, masing-masing di pekan 27 dan 29.

Akankah Keegan akan dapat membuktikan ucapannya untuk mempertahankan Newcastle di Liga Primer, dengan mulai meraih hasil positif? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

(krs/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads