Meski berasal dari Championship Division, Preston tampil tanpa gentar menghadapi Portsmouth yang satu kasta di atasnya, di Stadion Deepdale, Lancashire, Senin (18/2/2008) dinihari WIB.
Bukti tersaji, selama hampir 90 menit, penampilan Preston sukses mengimbangi Portsmouth. Tim tamu harus membutuhkan gol di masa injury time pertandingan untuk bisa memastikan kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain-pemain Preston sempat memprotes gol ini karena bola yang melayang sempat mengenai tangan bek Portsmouth, Herman Hrediarsson, sebelum menjadi gol bunuh diri oleh Carter.
Portsmouth mengawali ancamannya ke gawang Preston melalui upaya Sulley Muntari di menit ke-37. Namun tendangan keras gelandang asal Ghana itu masih bisa ditepis keluar oleh kiper Preston, Andrew Lonergan.
Tapi Preston-lah tim yang nyaris unggul lebih dahulu. Tepat saat pertandingan berusia satu jam, Preston mendapat hadiah penalti akibat Sylvain Distin mengganjal Billy Jones di kotak terlarang.
Apes bagi Preston, penalti yang dieksekusi oleh Simon Whaley gagal menjadi gol. Sepakan Whaley yang terlalu lemah berhasil diantisipasi oleh David James yang mengiperi gawang Portsmouth.
James kembali menyelamatkan gawang Pompey saat pemain pengganti Preston, Neil Mellor, ganti mengancam. Tendangan Mellor dengan susah payah diusir James sembari menerbangkan tubuhnya ke kiri.
Hingga saat pertandingan mendekati usai dan kedua tim sudah bersiap untuk menggelar partai ulangan, gol bunuh diri Carter pun tercipta. Portsmouth pun berhak atas satu tempat di 8 besar.
Tidak seperti Portsmouth yang relatif mujur, hasil 0-0 menjadi kesimpulan akhir partai Sheffield United vs Middlesbrough yang dipentaskan di Bramall Lane, Sheffield.
Hasil 0-0 ini memaksa kedua tim harus memainkan partai replay yang belum ditentukan tanggalnya. Laga ulangan ini akan mengambil tempat di Riverside, markas Middlesbrough.
Foto: Gol bunuh diri Darren Carter (BBC)
(arp/ian)











































