Saat berperan signifikan dalam kemenangan 4-0 atas The Gunners, pada suata ketika Nani sempat menjaga bola dengan melakukan juggling dengan kepala. Di belakangnya menguntit Justin Hoyte yang harus jatuh bangun mengejar, kendati bola terus leluasa dikuasai Nani. Aksi itu berakhir dengan tekel keras oleh gelandang Arsenal Mathieu Flamini yang membuang bola.
Tentu tak sedikit yang berdecak kagum melihat aksi lihai winger Portugal 21 tahun tersebut ketika menghindari upaya lawan merebut bola. Tapi tentu juga ada pihak yang tak senang, karena hal itu bisa dilihat sebagai bentuk merendahkan lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah aksi yang bikin geram itu, kapten Arsenal William Gallas juga sempat melampiaskan kekesalan dengan menyodok kaki Nani dari belakang meski insiden itu luput dari pandangan wasit. Keduanya juga sempat adu kepala dan harus dinasehati sang pengadil lapangan.
Buat pemain senior Arsenal Gilberto, perlakuan kasar dari lawan bisa kembali jadi ganjaran buat Nani jika terlalu pamer aksi. "Saya hanya bicara kepadanya dan bilang tak perlu melakukan hal seperti itu. Saya bilang dia bisa dapat tendangan karena melakukan itu," tegas dia kepada Sky Sport.
Manajer "Setan Merah" Sir Alex Ferguson memang menyatakan kalau Gallas sebenarnya harus dikartumerah akibat pelanggarannya terhadap Nani. Namun dia juga menyalahkan pemainnya itu sendiri. "Nani seharusnya tak melakukan itu. Dalam beberapa hal itu menunjukkan keberanian, tapi tak perlu melakukan hal semacam itu dan saya tak ingin dia begitu."
Uniknya, tudingan serupa pernah dialamatkan kepada senior Nani di MU dan tim nasional Portugal yang memiliki gaya bermain mirip, Cristiano Ronaldo. Nyaris tepat setahun lalu, juga di ajang Piala FA, aksi menggiring bola Ronaldo dikecam pemain Middlesbrough karena dianggap melecehkan.
Kembali ke sang yunior, jadi sebenarnya memang murni menjaga bola agar tak diambil lawan atau pamer aksi, Nani?
(krs/arp)











































