The Magpies adalah lawan yang akan dihadapi MU akhir pekan ini, Sabtu (23/2/008), setelah dalam pertandingan liga terakhirnya anak-anak "Setan Merah" ditundukkan Manchester City 1-2 di Old Trafford, yang membuat mereka tertinggal lima poin dari pimpinan klasemen sementara, Arsenal.
Psikologis dari kekalahan tersebut telah diperbaiki Ryan Giggs dkk melalui kemenangan telak 4-0 atas The Gunners di Piala FA, serta tabungan positif dari leg pertama babak perdelapan final Liga Champions dinihari tadi -- bermain 1-1 di kandang Olympique Lyon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan pelatih timnas Inggris itu ingin membuktikan dirinya adalah pilihan terbaik pengganti Sam Allardyce yang dipecat pada pertengahan Januari. Sayangnya, sudah lima minggu berlalu ia belum memberikan kemenangan buat Newcastle.
Tanpa kemenangan lebih dari dua bulan, plus dihajar Aston Villa 4-1 di laga terakhirnya, The Toons tentu berharap titik balik segera dibuat, dan akan lebih hebat kalau bisa melakukannya saat bertemu MU. Minimal, mereka harus membalas sakit hati saat dicukur Fergie Babes enam gol tanpa balas di pertemuan pertama pada 12 Januari lalu.
Kekalahan telak itu terjadi setelah Allardyce keluar tapi sebelum Keegan masuk, alias ditukangi caretaker manajer Nigel Pearson. "MU memang brilian, tapi kalah 0-6 itu memalukan," cetus kiper Shay Given dalam situs resmi klubnya.
Keegan sendiri optimistis dengan sebuah keniscayaan bahwa timnya bisa mengalahkan siapa saja. "Mengalahkan MU adalah permintaan berat, tapi mungkin kok," tukas dia, yang di periode pertama menukangi Newcastle pernah menggunduli MU 5-0 di St James Park pada Oktober 1996.
Sementara itu Arsenal diperkirakan takkan menemui masalah berarti saat melawat ke Birmingham City. Namun mereka sudah harus terbebas dari perasaan nervous setelah dipecundangi MU dan ditahan AC Milan tadi malam di Liga Champions di Emirates Stadium.
Di Liga Inggris pasukan Arsene Wenger mampu memenangi tujuh dari delapan pertandingan terakhir. Karena kickoff lebih awal dari laga Newcastle vs MU, mereka bisa "mengganggu" konsentrasi rivalnya dengan potensi keunggulan delapan poin.
Tim peringkat lima, Liverpool, pekan ini akan menjamu Middlesbrough di Anfield, tempat di mana mereka memulangkan Inter Milan dengan kekalahan 0-2 di Liga Champions kemarin. Menyangkut inkonsistensi Liverpool di kompetisi domestik, menang atas The Boro pun tidak memberi signifikansi besar untuk kembali bersaing di perebutan titel juara -- apalagi tidak menang.
Tapi paling tidak, kemenangan bisa memberi dorongan satu anak tangga buat Liverpool melewati rival sekotanya, Everton, yang baru bertanding di hari Senin melawan Manchester City.
Adapun tim peringkat tiga, Chelsea, minggu ini absen dari agenda Premier League. Jadwal mereka justru sangat penting untuk sang manajer, Avram Grant, yakni final Piala Carling melawan Tottenham Hotspur di Wembley, Minggu (24/2/2008). Ini adalah kesempatan Grant merengkuh tropi pertamanya sejak menggantikan Jose Mourinho di awal musim -- sama seperti Juande Ramos di kubu Spurs.
(a2s/din)











































