sepakbola
Final Piala Carling

Tropi Minggu untuk Selanjutnya

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video Infografis
Final Piala Carling

Tropi Minggu untuk Selanjutnya


- detikSepakbola

Jakarta - Duel dua klub London di final Piala Carling menjanjikan pertarungan sengit karena masing-masing memiliki motivasi khusus, yakni menjanjikannya sebagai momentum kelanjutan sebuah revolusi.

Chelsea sedang melakukan revolusi lanjutan setelah Roman Abramovich menyulap klub ini menjadi kaya raya, yang membuat mereka mudah mendatangkan pemain-pemain bintang. Fondasi bangunan skuad yang berkilauan itu dirintis Claudio Ranieri, lalu disempurnakan oleh Jose Mourinho.

Banyak tropi diberikan nama terakhir sebelum ia ditendang Abramovich di bulan September. Lalu tongkat estafet revolusi itu diserahkan kepada Avram Grant, sosok asal Israel yang sebelumnya tidak populer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari yang sempat diremehkan, Grant sejauh ini cukup mampu menjaga kualitas The Blues karena selama lima bukan bekerja ia bisa menjaga setiap peluang yang dimiliki timnya. Chelsea masih punya kans menjuarai Liga Inggris, Piala FA, Liga Champions, dan Piala Carling, yang hari Minggu (24/2/2008) malam pukul 22.00 WIB mereka mainkan partai puncaknya.

"Piala ini penting karena akan menjadi yang pertama di musim ini. Dan kalau menang, maka Anda akan memiliki tambahan kepercayaan diri untuk melanjutkan (perburuan titel kompetisi yang lain)," ungkap bek Ricardo Carvalho.

"Selalu penting jika Anda dapat memenangi banyak titel. Kalau bisa merengkuh yang satu di bulan Februari, ini sangat bagus," sambungnya seperti dikutip Goal.

Motivasi tinggi juga menyelubungi kubu Tottenham Hotspur, yang secara historis bahkan memiliki reputasi tinggi lebih dulu dibanding Chelsea. Hanya saja sudah sangat lama mereka tak mampu menyeruak di antara dominasi Manchester United, Arsenal, dan Liverpool di deretan tim terbaik Inggris -- dan kemudian ditelikung Chelsea sejak revolusi Abramovich.

Spurs terakhir kali mengangkat tropi turnamen utama adalah di tahun 1999, saat memenangi Piala Liga Inggris. Itu berarti sudah hampir satu dekade mereka kosong gelar.

Juande Ramos mungkin sebuah jawaban untuk mengaliri lagi sebuah titel untuk klub London utara itu. Menggantikan Martin Jol yang dipecat di bulan Oktober, sejauh ini polesan manajer asal Spanyol itu tampak menjanjikan. Selain Piala Carling, mereka juga sudah menggenggam tiket babak 16 besar Piala UEFA.

Namun nafsu merebut Piala Carling sudah begitu tinggi. Diungkapkan asisten manajer Gustavo Poyet, para pemainnya bahkan terlalu memikirkan pertandingan melawan Chelsea saat melakoni laga Piala UEFA dinihari tadi. Itu sebabnya konsentrasi mereka sempat pecah dan keunggulan 1-0 di babak pertama buyar karena Slavia Praha bisa membalasnya di awal babak kedua. Beruntung mereka mengantongi kemenangan di leg pertama sehingga tetap lolos.

"Sulit menganalisis game barusan," sergah Poyet. "Mungkin sedikit pembelaan kami adalah, setelah mencetak gol cepat di babak pertama, para pemain mulai memikirkan pertandingan hari Minggu."

"Saya tahu ini sepertinya tidak profesional, tapi kami pun harus menerima keadaan ini. Kami harus segera melupakan laga ini secepat mungkin dan mulai memikirkan Chelsea dengan sepantasnya."

Dari statistik pertemuan, Chelsea memiliki rekor lebih baik daripada Spurs. Dari empat perjumpaan sebelumnya di Piala Liga, Chelsea menang tiga kali dan hanya kalah satu kali, termasuk di final 1967.

Dikomparasi lebih umum, dari total 119 pertandingan di antara mereka di level liga, Chelsea menang 51, sedangkan Spurs 41, dan sisanya seri. Dikerucutkan sedikit, dari 42 laga terakhir mereka sejak 1990, Chelsea hanya kalah dua kali dari rivalnya itu.

Chelsea juga punya keuntungan tersendiri terkait dengan lokasi pertandingan, yakni di stadion Wembley (baru). Mereka pernah meraih sukses di sana saat mengalahkan Manchester United di final Piala FA bulan Mei lalu.

Adapun rapor terbaik Spurs yang terakhir mereka catat adalah kemenangan telak 5-1 atas Arsenal di leg kedua babak semifinal Piala Carling. Di tangan Ramos Spurs juga baru kalah lima kali dari total 27 pertandingan. Sama seperti Grant, Ramos bisa meninggikan reputasinya lagi untuk publik White Hart Lane jika hari Minggu ini bisa mempersembahkan piala pertamanya .


(a2s/din)











Hide Ads