Kekalahan 1-2 MU dari Manchester City, ditambah keunggulan 2-0 Arsenal dari Blackburn Rovers menempatkan "Setan Merah" lima angka di belakang The Gunners.
Dengan 12 pertandingan tersisa di Liga Inggris, mengejar lima poin itu bukanlah tugas yang mudah. Tapi manajer MU Sir Alex Ferguson justru mengaku selisih itu tidak berarti apa-apa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fergie tidak sedang membual. MU pernah melakukan hal yang sama di gelaran perdana Premier League tahun 1993. Aston Villa yang memimpin dari awal musim, tergelincir di akhir-akhir musim dan MU akhirnya menjadi juara dengan unggul 10 poin di atas Villa.
Tiga tahun setelahnya, MU mengulangi kisah menyalip di saat-saat akhir. Di bulan Januari 1996, Newcastle United berada 12 poin di depan MU. Skuad Fergie akhirnya meraih gelar di pekan terakhir.
Kisah sukses terakhir Fergie yang menyalip rival dalam perburuan titel jawara Liga Inggris terjadi tahun 2003. Arsenal masih memimpin klasemen di awal Maret dengan keunggulan delapan poin. Lagi-lagi MU bisa menyusul dan berhak mengangkat trofi Liga Inggris di akhir musim.
Sebaliknya, MU pun pernah menjadi yang disusul. Peristiwanya terjadi pada musim 1994/1995. The Red Devils sempat memimpin hingga 11 poin di depan Blackburn Rovers. Terpelesetnya MU di beberapa laga terakhir membuat titel melayang ke Rovers.
Pantas apabila Fergie masih merasa tenang. Agar MU bisa mengulangi kisah sukses menyalip di tikungan itu, pria Skotlandia itu berkata, "Kami tidak boleh terpeleset lagi.".
(arp/arp)










































