Wenger: Tekel Itu Sangat Mengerikan

Wenger: Tekel Itu Sangat Mengerikan

- Sepakbola
Sabtu, 23 Feb 2008 23:13 WIB
Wenger: Tekel Itu Sangat Mengerikan
Birmingham - Tekel Martin Taylor ke arah kaki Eduardo langsung membuatnya cedera. Meski si penekel langsung dikartu merah, Arsene Wenger tetap saja kesal karena kasarnya pelanggaran sekaligus dampaknya buat "Tim Gudang Peluru".

Saat menjamu pemuncak klasemen sementara Arsenal, Sabtu (23/2/2008), Birmingham menyajikan permainan keras. Beberapa kali tim tuan rumah melakukan tekel atau hadangan keras kepada pemain The Gunners.

Salah satunya terjadi di menit-menit awal ketika Taylor menerjang tulang kering Eduardo. Juga terlihat kalau kaki Eduardo langsung patah di bagian yang kena hantam sepatu Taylor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saking mengerikannya tekel tersebut, dan juga dampaknya terhadap kaki Eduardo, pihak televisi yang menayangkan pertandingan pun memutuskan tidak memperlihatkan tayangan ulang.

"Tekel itu sangat mengerikan dan orang ini (Taylor) seharusnya jangan bermain bola lagi," geram Wenger kepada BBC.

"Tekel semacam itu sudah menanti untuk menimpa para pemain kami," lanjut manajer asal Prancis itu mengomentari permainan keras tim tuan rumah.

Dia melanjutkan, "Saya sudah sering melihat (tekel) yang benar-benar buruk tapi tak selalu berakhir dengan kaki yang patah. Anda hanya butuh membunuh seorang satu persatu. Anda tak bisa menerima hal semacam itu di lapangan sepakbola."

Buat Wenger, cedera Eduardo yang sepertinya bakal memaksa pemain internasional Kroasia kelahiran Brasil itu absen panjang, jelas adalah kehilangan besar. Apalagi cedera patah kaki itu disaksikan rekan-rekannya yang langsung terlihat tertekan.

"Ini adalah goncangan dahsyat buat tim. Eduardo adalah pria fantastis, dan melihatnya sangat kesakitan dan melihat kakinya dalam kondisi seperti itu sangat memberikan efek buat para pemain kami yang melihatnya," sesal Wenger.



Foto
: Cesc Fabregas salah satu pemain Arsenal yang terlihat sangat shock dengan cederanya Eduardo (AFP/Adrian Dennis)
. (krs/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads