Sebagai pelatih langganan juara cup competition, Ramos tentu paham betul bagaimana caranya merengkuh tropi. Beberapa klub seperti Middlesbrough, Barcelona, Espanyol, dan Getafe sudah pernah ia lewati ketika dirinya menjadi peracik taktik bagi Sevilla dan membawa klub Spanyol itu menjadi Juara Piala UEFA, Piala Super Eropa, dan Copa del Rey.
Ia pun membeberkan bahwa rahasianya adalah jangan pernah merasa lebih rendah dari tim mana pun. Baginya sepakbola adalah permainan tim dan setiap tim yang bermain di lapangan memiliki kesempatan yang sama untuk menang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang Senor juga berharap para pemainnya akan mengerahkan segala kemampuan mereka dan bermain tanpa mengenal rasa takut. "Jika mereka bermain dengan rasa takut, maka kami akan berakhir dengan menelan kekalahan. Jadi ini merupakan masalah bagaimana meyakinkan mereka bahwa mereka bisa menang," tandasnya.
Pelatih berusia 53 tahun itu juga menganalogikan bahwa pertandingan final adalah layaknya sebuah medan perang. "Pertandingan final selayaknya perang. Anda hanya bisa memilih antara hidup atau mati," pungkasnya. (a2s/a2s)










































