Chelsea kalah 1-2 di Stadion Wembley meskipun unggul lebih dulu lewat gol Didier Drogba di menit 39. Mereka dikejar Spurs di babak kedua, serta balik tertinggal oleh gol Jonathan Woodgate di babak perpanjangan waktu dan akhirnya kalah.
Hal pertama yang dikecam Grant adalah keputusan wasit Mark Halsey menunjuk ke titik putih saat terjadi insiden di kotak penalti Chelsea di menit 68. Ia menilai hukuman penalti untuk timnya, gara-gara Wayne Bridge handball, terlalu keras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wayne menyentuh bola dengan tangannya, tapi saya pikir itu tidak disengaja. Saya tidak berpikir itu keputusan wasit karena ia membiarkan pertandingan berjalan. Itu adalah keputusan asisten wasit," sergah Grant setelah pertandingan.
"Kalaupun handball itu disengaja, oke. Tapi tidak setiap kali bola menyentuh tangan pemain adalah penalti,β sambungnya seperti dikutip BBC.
Protes kedua Grant adalah timing Halsey saat menyudahi pertandingan, yang menurutnya sangat ganjil. Ia meniup peluit panjang ketika Chelsea sedang menyerang, di mana John Terry telah mengumpan Salomon Kalou dan pemain terakhir akan melakukan tembakan -- yang kemudian membentur tiang.
"Tak pernah saya menyaksikan hal ini dan saya tak pernah melihat wasit menyudahi pertandingan ketika situasi seperti ini terjadi," tukas manajer asal Israel itu, yang dipastikan gagal dalam upaya pertamanya memberi gelar pertama buat Chelsea di musim ini.
(a2s/arp)











































