Menggantikan sosok Jose Mourinho tentu sebuah beban tersendiri buat Grant saat ditugasi Roman Abramovich untuk menangani John Terry dkk. Bahkan sebagian fans The Blues sempat menolak penunjukan tersebut karena tak teryakinkan dengan reputasi pria Israel itu.
Tapi Grant tidak seburuk yang diduga. Walaupun pembawaan dan ucapan-ucapannya tak punya nilai jual tinggi di kalangan pers, namun polesan tangannya tidak lantas memerosotkan Chelsea.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja kesempatan pertama mempersembahkan titel untuk Chelsea gagal terwujud. Di final Piala Carling melawan Tottenham Hotspur tadi malam, Minggu (24/2/2008), pasukan Grant kalah 1-2.
Sebagai pembanding, Piala Carling adalah turnamen pertama yang dimenangi Mourinho bersama Chelsea. Ia memenanginya di bulan Februari 2005, atau delapan bulan setelah dikontrak Abramovich.
Selanjutnya Mourinho merengkuh dua gelar Premiership, satu Piala FA, dan satu tropi Community Shield, plus satu Piala Carling lagi di tahun 2007.
Nah, jika Mourinho adalah ukuran standar sukses tidaknya Grant di Stamford Bridge, maka ia tentu saja belum ada apa-apanya. Tapi ia masih punya waktu dan kesempatan.
Mengenai kekalahan timnya dari Spurs, Grant mengaku sangat terpukul. "Sangat pedih rasanya. Ini bukan sebuah perasaan yang bagus," tuturnya seperti dikutip BBC.
"Anak-anak juga kecewa karena kami telah melalui perjalanan panjang menuju final dan kami bangga bisa sampai ke sini," tambahnya.
"Kami masih punya Premier League, Liga Champions, dan Piala FA. Jadi kami sekarang harus fokus ke sana."
(a2s/arp)










































