Cerita Taylor Membesuk Dudu

Cerita Taylor Membesuk Dudu

- Sepakbola
Jumat, 29 Feb 2008 13:46 WIB
Cerita Taylor Membesuk Dudu
Birmingham - Jika Eduardo da Silva sosok yang pemaaf, Martin Taylor pun seorang gentleman. Sedari awal ia menyadari buruknya efek tekel yang ia lakukan terhadap penyerang Arsenal asal Kroasia itu.

Taylor seperti menjadi tersangka kelas berat ketika tekelnya mematahkan tulang engkel Dudu -- sapaan Eduardo -- saat Birmingham City menjamu The Gunners di St Andre's hari Sabtu lalu. Pelatih Arsenal Arsene Wenger saking emosinya sempat melontarkan ucapan bahwa Taylor seharusnya diskorsing selamanya.

Semua bersimpati pada Dudu, tapi tidak sedikit yang tidak serta merta menyalahkan Taylor. Tekelnya dianggap tidak terlalu brutal, karena tidak dilakukan dengan menerjang dengan dua kaki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian Taylor tidak lepas tanggung jawab. Melalui pihak Birmingham ia telah menyampaikan permintaan maaf kepada Dudu, dan si "korban" menerimanya.

Ia pun sesungguhnya sudah mendatangi langsung Dudu di rumah sakit. "Tadinya saya ingin langsung besuk setelah pertandingan, tapi sayangnya dia harus recovery setelah operasi. Jadi hari Minggu saya ke RS lagi dan dia sangat senang melihat saya."

Diakui Taylor dirinya sempat khawatir Dudu enggan menerima kedatangannya. Kalaupun demikian ia akan memahaminya karena Dudu pasti masih trauma. Tapi faktanya tidak. Dudu menyambutnya seperti seorang kawan.

"Meskipun ada kendala bahasa, saya katakan saya tidak berniat mencelakai dirinya. Saya mendoakan dia cepat sembuh. Dia paham dan mengangguk. Saya sangat senang kami bisa berkomunikasi. Dia sungguh laki-laki yang tangguh," beber pemain berusia 27 tahun itu kepada The Sun, Jumat (29/2/2008).

"Saya akan senang sekali kalau nanti dia kembali bersama Arsenal dan timnas Kroasia serta mencetak banyak gol lagi,” tambah Taylor, yang mengaku akan mengunjungi Dudu lagi setelah Dudu bilang dirinya akan senang ditengok Taylor lagi.

Sementara itu Alan Smith membesarkan hati Dudu bahwa mimpi buruk yang sedang ia alami pada akhirnya akan sirna. Gelandang Newcastle United itu mengambil contoh dirinya yang pernah patah kaki dan engkel bergeser pada Februari 2006, tapi tujuh bulan kemudian bisa kembali merumput sampai saat ini.

(a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads