Chelsea kehilangan Piala FA yang dimenanginya tahun lalu, setelah di pertandingan perempatfinal tengah malam tadi, Sabtu (8/3/2008), anak-anak The Blues secara mengejutkan ditundukkan tim divisi dua Barnsley 1-0.
Kekalahan tersebut bisa diberi garis bawah dalam makna yang tidak positif karena inilah kali pertama sejak 1999 Chelsea kalah dari tim yang kelasnya di bawah divisi Premier League.
Tim "gurem" terakhir sebelum Barnsley yang menjungkalkan Chelsea adalah Huddersfield Town di ajang Piala Liga Inggris sembilan tahun silam. Bahkan jika dikhususkan di Piala FA, kekakahan terakhir Chelsea dari tim divisi lebih rendah terjadi lebih lama lagi, yaitu di tahun 1995 dari Millwall.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih asal Israel itu juga menyoroti kondisi lapangan di Oakwell Stadium yang menurutnya tidak ideal buat memainkan sepakbola berkualitas ala Chelsea. Itu sebabnya Michael Ballack dkk terkadang harus memainkan bola-bola jauh, padahal itu bukanlah ciri mereka.
Apapun, Chelsea telah kalah dan tersingkir dari turnamen yang baru mereka menangi empat kali itu. Namun mereka mungkin sedikit "terhibur" karena Manchester United pun didepak Portsmouth, sehingga tidak satupun dari The Big Four yang tampil di semifinal.
"Hal-hal seperti ini biasa terjadi. MU kalah di kandangnya dari Portsmouth, dan kami main tandang melawan tim yang mengalahkan Liverpool. Saya tidak tahu, tapi saya sangat kecewa."
"Mungkin tahun ini Piala FA bukan untuk tim-tim besar. Kami harus jalan terus dan melihat ke depan. Kami masih punya dua kompetisi untuk diperjuangkan," ujar Grant dalam situs resmi Chelsea.
"Ya, Anda boleh katakan, sejak saya datang ke Chelsea, ini adalah hari yang paling mengecewakan buat saya. Tapi kami punya tim bagus dan senantiasa menatap ke depan."
Dua kompetisi yang masih tersisa buat Chelsea adalah Premier League dan Liga Champions. Dua pekan lalu Grant gagal memenangi Piala Carling setelah dikalahkan Tottenham Hotspur di final lewat perpanjangan waktu.
(a2s/a2s)











































