Yang paling terang, nama Bilic beberapa hari ini dikaitkan dengan nama West Ham. Klub London itu dilaporkan tertarik memakai jasa Bilic untuk mengangkat prestasi klub. Rumor itu lantas disangkal West Ham.
Bilic, yang pernah berkarir selama empat tahun di Inggris saat masih aktif bermain, dikabarkan akan meninggalkan kursinya di timnas Kroasia selepas pergelaran Euro 2008 nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang bakal menjadi penghalang untuk Bilic hijrah ke Inggris adalah faktor konsentrasi. Pria berusia 39 tahun itu masih terpaku kepada Vatreni --julukan Kroasia.
"Di sisi lain, (ketertarikan) itu membebani pikiran saya karena saya punya pekerjaan yang harus dilakukan. Pekerjaan saya adalah bersama Kroasia," lanjut Bilic.
Melatih di Inggris tentu menjanjikan kesejahteraan secara finansial. Bukan rahasia lagi bahwa klub-klub di negeri kerajaan itu terkenal murah hati dalam membayar pemain dan pelatih. Bilic pun mengamininya.
"Uang itu penting untuk semua orang. Tapi yang terpenting adalah 'indra keenam' saya, yakni apa yang saya rasakan tentang ambisi dari klub atau timnas yang potensial," tutur pencatat 44 caps Kroasia itu.
"Saya tidak berkata bahwa saya ingin ke Inggris. Saya benar-benar menikmati saat-saat luar biasa ini. Saya tidak pernah menikmati pekerjaan seperti di Kroasia. Saya tidak ingin hengkang," tandas dia.
(arp/a2s)











































