Chelsea membuktikan bahwa mereka memang masih sangat terlibat dalam pertarungan memperebutkan titel juara, tidak sekadar di antara Arsenal dan Manchester United, sebagaimana perhatian media sepertinya lebih terarah pada dua klub tersebut.
Mungkin ini disebabkan The Blues "diam-diam menghanyutkan", tahu-tahu jarak mereka dengan MU dan Arsenal sudah amat tipis. Jika pertengahan pekan ini menang atas Spurs, dan di hari yang sama MU kalah dari Bolton, maka ketiga tim sama-sama memiliki 67 poin! (Lihat klasemen sementara)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada orang di klub ini yang tidak percaya, maka dia tidak pantas berada di dunia sepakbola," sergah manajer Avram Grant tentang keyakinan dirinya bahwa Chelsea masih bisa meraih titel Premiership untuk ketiga kalinya dalam empat musim terakhir.
"Alamiahnya saya orang yang positif dan sangat optimistis. Tapi jika saya berada dalam situasi di mana saya tidak percaya, maka saya akan mencari pekerjaan lain," sambung pelatih asal Israel itu.
"Keyakinan itu sudah ada mungkin dari pekan kedua saya di posisi ini (manajer). Kami punya alasan kenapa kami percaya, sekalipun kadang-kadang kami kalah," imbuhnya seperti dikutip dari BBC.
Pada pertandingan ke-30 Rabu nanti, Chelsea bertindak sebagai tim tamu. Mereka mengunjungi White Hart Lane, di mana Spurs pasti ingin menyudahi performa buruknya pasca memenangi Piala Carling.
Dalam lima laga terakhirnya di semua kompetisi, Dimitar Berbatov cs hanya menang satu kali tapi kalah sampai empat kali, termasuk saat ditekuk Manchester City tengah malam tadi. Boleh dibilang ini adalah statistik terburuk Spurs sejak ditangani Juande Ramos.
(a2s/din)











































