Sejak pertama menginjakkan kaki di Arsenal, Adebayor langsung menarik perhatian fans The Gunners. Bukan karena gol karena dia memang tak langsung subur, tapi karena potongan rambut yang agak panjang dengan bandana hitam melingkar di kepala.
Dia memang sempat mengganti model dengan mengepang rambut panjangnya. Namun sejak bulan lalu penampilan striker Togo itu benar-benar berubah setelah memangkas rambutnya dan hanya menyisakan beberapa centimeter yang berdiri tegak di atas kulit kepalanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan model rambut lamanya dia mampu mencetak 19 gol dalam 24 penampilan, dan memberi Arsenal 18 kemenangan, lima kali imbang dan sekali kalah dalam 24 penampilan di Liga Inggris. Sementara sejak memangkas rambut kini cuma satu gol yang dia donasikan buat timnya dalam tujuh pertandingan terakhir.
Gol tunggal yang dicetaknya itu juga tercipta ke gawang AC Milan di Liga Champions. Di Liga Inggris Adebayor tak mencetak gol dalam empat pertandingan terakhir, dimana Arsenal bermain imbang di keempat laga tersebut dan kemudian didongkel Manchester United dari puncak klasemen.
"Saya tak merasa kehilangan performa. Jika Anda menyaksikan pertandingan dengan baik Anda akan melihat meskipun saya tidak mencetak gol saya memberi kontribus 100% buat tim," ungkap Adebayor di TheSun.
Takhayul dan keyakinan akan hal-hal mistis bukan hal bari di sepakbola. Meski pemainnya sendiri tak percaya dengan hal semacam ini, beberapa fans Arsenal diyakini ada yang mempercayai hal tersebut.
"Saya tidak pernah mempercayai hal-hal semacam itu tapi saya ingat David OβLeary menyimpan cicin di kantongnya sebelum pemanasan. Saya yakin fans berpikir kalau menurunnya penampilan Adebayor terjadi karena rambutnya. Tapi buat saya itu semua tergantung kemampuan," ungkap mantan pemain Arsenal Nigel Winterburn.
Apapun alasannya Adebayor harus segera menemukan kembali naluri mencetak golnya. Jika Arsenal tak kunjung bangkit mereka pastinya akan kesulitan mengejar MU yang kini memuncaki klasemen, salah-salah posisi kedua mereka justru dimabil Chelsea yang terus mengintip di urutan tiga. (din/arp)











































