Sudah umum kalau musim berganti klub-klub juga punya seragam baru. Pun demikian dengan Chelsea yang punya kostum kandang anyar. Seragam itu akan diperkenalkan akhir musim ini, ketika dipakai dalam laga terakhir Premiership melawan Bolton pada 11 Mei di Stamford Bridge.
Kaos seragam baru tersebut masih berwarna biru, walau kini diberikan sedikit sentuhan retro. Hal itu terlihat dari adanya aksen kerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika kami bicara dengan adidas tentang kaos baru untuk musim depan, seseorang menyebut warna oranye karena ada penelitian tentang warna oranye dan mereka bilang itu adalah warna yang paling mengganggu buat para penyerang, karena mereka jadi tak punya banyak waktu dan warna oranye menarik (perhatian) semuanya. Jadi saya harap itu bekerja," beber Cech dalam situs resmi Chelsea.
Warna yang sama, imbuh Cech, juga pernah dikenakan dirinya sebelum ini. "Ketika saya teken kontrak dengan Sparta Praha, saya mendengar hal yang sama jadi saya mengenakan kaos oranye, dan musim itu adalah musim terbaik yang pernah saya jalani."
Keinginan untuk memakai warna oranye sempat terbetik di benak Cech ketika bergabung dengan Chelsea tahun 2004 lalu. Namun itu tak bisa diwujudkan karena terbentur oleh manajer Chelsea saat itu, Jose Mourinho.
"Saat saya datang itu mustahil karena Jose tak suka warna terang untuk kiper. Tapi kami punya warna terang musim ini pada kaos warna kuning, yang saya pikir lebih terang dari ini (oranye), maka saya pikir baiklah kita akan kembali ke subyek warna oranye dan pada akhirnya semua menyukai ide itu, dan disinilah kami," ceria kiper Republik Ceko tersebut.
Secara resmi, warna oranye yang muncul dalam kaos kiper berusia 25 tahun tersebut diberikan nama "Warning" alias "Peringatan".
Entah apakah helm pelindung kepala Cech nantinya juga akan ikut diseragamkan dengan warna kaosnya, demi memberikan peringatan dan gangguan ekstra buat para ujung tombak tim lawan.
(krs/a2s)










































