"Avram punya peran besar sepertihalnya para pemain, Steve Clarke, Henk ten Cate, para pendukung dan semua orang di klub. Kredit buat kami sendiri mengingat bagaimana kami menghadpi masa-masa sulit sepanjang musim ini," ungkap Terry diberitakan Yahoosport.
Menggusur pelatih sekelas Jose Mourinho yang telah memberi banyak gelar buat Chelsea jelas bukan perkara mudah. Grant merasakan sendiri hal itu menyusul banyaknya kesangsian yang terlontar akan kemampuan dirinya menukangi The Blues.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil (pertandingan) tak berdusta. Anda lihat saja di klasemen Premier League sejak Grant mengambil alih dan hasilnya sangat bagus. Itu (pergantian pelatih) semua keputusan klub. Yang bisa kami lakukan adalah melakukan yang terbaik di lapangan saat manajer baru datang. Dan itulah yang kami lakukan untuk bisa sampai ke final Liga Champions," lanjut Terry.
Torehan sejarah yang dicatatkan Grant bersama Chelsea sangat mungkin belum berakhir karena mereka masih berpeluang menjadi kampiun Eropa. Dengan sukses tersebut, Terry pun mendukung dipertahankannya Grant di Stamford Bridge.
"Saya pikir dia layak mendapat penghormatan. Ini adalah kali pertama dama sejarah klub kami mencapai final Liga Champions. Itu tak pernah didapat manajer dan pemain sebelumnya dan dia memang pantas mendapatkannya," tutup sang kapten. (din/arp)











































