Gundah dan Curiga Grant ke Arah MU

Gundah dan Curiga Grant ke Arah MU

- Sepakbola
Jumat, 02 Mei 2008 19:11 WIB
Gundah dan Curiga Grant ke Arah MU
London - Manajer Chelsea Avram Grant sedang menajamkan pandangan ke arah Manchester United, dan berharap tim itu tersandung. Tak ayal dia gundah ketika kubu West Ham terkesan mendukung MU yang akan dilawan akhir pekan ini.

Persaingan menuju gelar Premiership saat ini mengetengahkan "Setan Merah" dan "Si Biru" sebagai dua aktor utama lakonnya. Kedua tim itu sama-sama telah meraup 81 angka dengan dua laga sisa. Hasil di dua laga ke depan pun dipastikan teramat krusial dan bakal menentukan siapa yang paling akhir tertawa di tahta juara.

Pada pekan ke-37, MU akan menanti West Ham di Old Trafford untuk berupaya mendulang tiga angka. Sementara Chelsea, dalam waktu sekitar 48 jam berikutnya, akan bertandang ke markas Newcastle United.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menjelang laga akhir pekan ini, Manajer "The Hammers" Alan Curbishley mengisyaratkan dukungan kepada bos MU Sir Alex Ferguson. Curbs menyatakan tak adil jika timnya Fergie tak jadi juara karena mereka memainkan sepakbola paling menghibur. Hal inilah yang bikin Grant mencak-mencak.

"Saya tak meragukan integritas West Ham dan saya tak punya alasan untuk meragukan integritas Alan Curbishley. Tapi saya pikir dia keliru mengatakan hal seperti itu karena dia terlibat dalam laga kontra MU," sesal Grant seperti dilansir AFP, Jumat (2/5/2008).

"West Ham sudah menang lawan mereka dalam tiga atau empat pertandingan terakhir. Jadi saya pikir bukanlah ide bagus mengatakan hal seperti ini. Saya tak tahu harus bilang apa tapi saya pikir itu keliru," lanjut dia.

Selama 22 tahun berkecimpung di MU, Fergie banyak memiliki jejaring pertemanan. Beberapa mantan pemainnya kini bahkan sudah menjadi manajer klub, di mana salah satunya adalah Steve Bruce yang membesut Wigan, lawan terakhir "Red Devils" di Premiership.

"Saya sudah mendengar banyak rumor dalam beberapa pekan terakhir. Saya dengar para wasit akan ada di kubu United, saya dengar manajer ini adalah teman Ferguson. Kepala saya penuh dengan rumor. Jadi saya putuskan berkonsentrasi pada apa yang harus saya lakukan dan percaya integritas mereka," lugas manajer asal Israel itu.

(krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads