Dirasa gagal mengangkat prestasi City dalam semusim, posisi Eriksson kini memang rawan penggusuran. Dalam beberapa kesempatan Thaksin menyatakan kalau dirinya tidak puas dengan apa yang diraih City saat ini dan berencana mencari pelatih baru untuk musim depan.
Yang kemudian mengundang reaksi dari dua pelatih tersukses Liga Inggris dalam satu dekade terakhir itu adalah cara Thaksin memperlakukan Erikson. Dalam pandangan Fergie, sangat sulit untuk langsung memberikan sukses pada sebuah tim di musim pertamanya bertugas apalagi Thaksin kemudian terang-terangan menyatakan ketertarikannya pada pelatih lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senanda diutarakan Arsene wenger. Pelatih Prancis itu menekankan perlunya waktu bagi sebuah manajer untuk bisa berprestasi apalagi persaingan di Liga Inggris kini semakin sengit.
"Saya pikir Anda harus membuang pikiran soal meraih hasil dengan isntant. Yang lebih penting adalah membuat keputusan yang tepat, memiliki filosofi dan keputusan yang tepat akan tetap berpengaruh besar bahkan hingga 10 tahun mendatang," beber Wenger.
Dukungan pada Eriksson tak cuma datang dari pelatih, skuad City juga berdiri di belakang pelatih Swedia itu. Mereka bahkan berencana untuk melakukan boykot terhadap rencana rencana City melakukan tur ke Thailand dan Hongkong musim panas ini.
Hingga kini Eriksson memang terbukti belum mampu mengangkat prstasi City yang untuk sementara terdampar di posisi sembilan klasemen dengan poin 55. Namun fans City ternyata belum mau ditinggal pelatih 60 tahun. Dalam sebuah polling yang dilakukan The Manchester Evening News, tercatat 97% responden menginginkan Eriksson bertahan. (din/din)











































