Pekan Tawa dan Airmata

Pekan Tawa dan Airmata

- Sepakbola
Jumat, 09 Mei 2008 09:23 WIB
Pekan Tawa dan Airmata
Jakarta - Minggu ini kompetisi Premier League rampung. Belum ada tim yang memastikan gelar juara, dan baru satu tim yang dipastikan terdegradasi. Di hari penghabisan, siapa berjaya, siapa pula dirundung duka.

Kejayaan tentu saja akan dibarengi dengan gelak tawa petinggi klub, para pemain, ofisial tim, dan, sudah pasti, suporter. Kejayaan itu bisa berarti merengkuh tropi kemenangan, mencapai target posisi, maupun terhindar dari degradasi.

Hanya Manchester United atau Chelsea tim yang bakal mengumbar tawa sebagai juara. Chelsea hanya bisa melakukannya apabila mampu mengalahkan Bolton Wanderers di Stamford Bridge, Minggu (11/5/2008), dan di saat yang sama MU tidak dapat menundukkan Wigan Athletic di JJB Stadium.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaliknya, MU akan mempertahankan tropi yang musim lalu mereka menangi, sekalipun di klasemen akhir perolehan angkanya sama dengan Chelsea. Superioritas selisih gol anak-anak Old Trafford dipastikan takkan disamai oleh anak-anak London. Yang pasti, tawa di kubu "Setan Merah" adalah airmata di pihak "Si Biru", begitu pula sebaliknya.

Selain MU atau Chelsea, fans Arsenal dan Liverpool pun tetap akan menyunggingkan senyuman. Meskipun gagal meraih satu pun gelar juara, paling tidak target untuk tetap finish di posisi empat besar dan mengikuti Liga Champions terpenuhi.

Klub sekota Liverpool, Everton, juga memperoleh hasil "lumayan" karena satu tiket mengikuti Piala UEFA musim depan sudah digenggam. Tiket yang sama dikantongi Tottenham Hotspur dari jalur Piala Carling, yang mereka menangi setelah di final menundukkan Chelsea. Hanya saja Spurs mengalami penurunan peringkat yang drastis dari dua musim sebelumnya yang selalu ada di urutan kelima. Musim ini paling bagus mereka hanya ada di anak tangga ke-10.

Satu tiket tersisa untuk Piala UEFA bakal diperebutkan Aston Vila, Blackburn Rovers, dan Portsmouth, sebagai 'bonus' menyelesaikan kompetisi di posisi enam besar -- mengikutinya dari babak ketiga Piala Intertoto. Khusus buat Portsmouth, kalaupun gagal di Premiership mereka masih punya peluang merebutnya lewat jalur Piala FA, jika mampu mengalahkan Cardiff City di final pada 17 Mei mendatang. Kalau tidak, maka Cardiff akan menjadi tim Wales pertama yang mewakili Inggris untuk belaga di Piala UEFA.

Suasana suka cita juga tengah dinanti-nantikan Bolton, Fulham, Reading, dan Birmingham City. Jika mampu selamat keluar dari bibir jurang degradasi dan bertahan di Premier League musim depan, bisa dipastikan pesta kegembiraan mereka tak kalah besar dengan pesta juara MU atau Chelsea.

Sebaliknya, airmata akan tumpah jika nasib menentukan hal kebalikan, sebagaimana fans Derby County sudah menangis karena sejak lama telah "terkirim" kembali ke Divisi Championship, tempat musim lalu mereka berasal.

Bolton adalah tim yang paling berpeluang selamat karena hanya butuh satu seri dalam laga melawan Chelsea. Sedangkan Fulham, Reading, dan Birmingham, selain wajib menang juga tergantung pada hasil pertandingan tim lain. Jika nasib baik tak memihak, maka menangislah mereka. Perjuangan akan dimulai dari nol lagi, selama sembilan bulan untuk bisa kembali ke level top kompetisi Liga Inggris.

Suasana haru-biru hari Minggu juga akan dialami figur-figur tertentu. Mereka yang akan melambaikan tangan, mengucap salam perpisahan kepada tim dan suporternya. Olof Mellberg, misalnya, musim depan akan bermain di Juventus, menutup tujuh tahun karirnya bersama Aston Villa.

Dua bintang Arsenal juga akan meninggalkan publik Emirates Stadium. Kiper gaek Jens Lehmann habis masa kontraknya, sementara Matthieu Flamini memilih hijrah ke AC Milan. Mereka, dan juga pemain-pemain lain yang berpotensi pindah klub di musim depan, akan melakoni laga pamungkas dengan penuh emosi.

Sungguh banyak cerita yang akan tercipta pada pekan terakhir Liga Inggris hari Minggu nanti.

(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads