Grant tampil sebagai manajer Chelsea setelah Mourinho diberhentikan pada akhir September tahun silam. Saat itu, tak seorang pun yang berani meramal bahwa pria Israel itu akan sukses di Stamford Bridge.
Nyatanya, delapan bulan setelah menduduki kursi manajer, Grant mencapai sesuatu yang tidak bisa dilakukan Mourinho, yakni lolos ke final Liga Champions. Orang menyebut Grant unggul 1-0 atas Mourinho.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mourinho langsung menghadirkan gelar juara Liga Inggris pada tahun 2005, tahun pertamanya bekerja di Chelsea. Satu titel lagi menyusul setahun kemudian. Tambahan lainnya adalah dua titel Piala Liga dan satu Piala FA.
Dari segi pencapaian pribadi, Grant sebenarnya sudah menyamai Mourinho, setidaknya dalam hal gelar manajer terbaik Liga Inggris yang diberikan bulanan. Grant sudah meraihnya April kemarin. Kebetulan, manajer Chelsea terakhir yang meraihnya adalah Mourinho pada Maret 2007.
Grant kini punya satu peluang terakhir untuk keluar dari bayang-bayang Mourinho. Caranya adalah dengan memenangi partai final Liga Champions, 21 Mei mendatang.
Menang di puncak kompetisi terbaik Eropa tentunya bukan tugas yang mudah bagi Chelsea. Apalagi, lawan yang menghadang mereka di final di Moskow adalah MU, yang telah membuat mereka patah hati di liga domestik.
"Kami telah menyelesaikan Liga dan kini kami akan pergi ke Moskow. Ada banyak hal tersisa. Target saya adalah ke final dan kami ingin memenanginya, sangat ingin," tekad Grant dikutip Telegraph.
Apalagi, Moskow merupakan kota yang spesial bagi Chelsea karena sang pemilik, Roman Abramovich, berasal dari Rusia. Menang di final, lepas dari bayang-bayang Mourinho sekaligus membuat senang bos tentu adalah mimpi yang sempurna bagi Grant. Bisa, Grant?
(arp/krs)










































