Scholes dan Giggs adalah dua punggawa senior Manchester United yang baru saja membawa klubnya menjuarai Liga Champions dan Liga Inggris. Keduanya sudah menjadi tulang punggung MU semenjak belasan tahun lalu.
Bila Scholes melakoni debut di tahun 1994, maka Giggs menjalaninya empat tahun lebih awal. Bila digabung, keduanya sudah tampil 1328 kali. Berbelas-belas trofi turut mereka sumbangkan bagi 'Setan Merah'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sir Alex Ferguson tentu bukan bermaksud melupakan jasa keduanya bila kemudian manajer MU itu berencana mengurangi jatah bermain bagi Scholes dan Giggs di musim depan.
"Ada pemain tertentu dalam tim ini yang akan sangat berkembang musim depan. Dan, oke, kita masih punya Paul dan Ryan yang berada dalam senjakala karirnya," kata Fergie seperti dikutip Goal.
Scholes dan Giggs tidak sedang disingkirkan. Namun bagaimanapun, pemain-pemain muda bertalenta macam Anderson atau Luis Nani butuh ruang dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya.
"Mereka (Scholes dan Giggs) akan berkontribusi besar musim depan seperti normalnya. Tapi tidak dalam banyak pertandingan. Mereka secara perlahan akan berhenti, seperti halnya hidup ini," tegas Fergie.
(arp/key)











































