Tak genap 72 jam usai Chelsea ditaklukkan Manchester United di final Liga Champions, Grant dipanggil untuk hadir dalam pertemuan dengan pemilik "Si Biru", Roman Abramovich. Dalam rapat yang berjalan tak sampai tiga jam itu, Grant mendapat kabar buruk berupa pemecatan dirinya.
Rumor pemecatan Grant sebenarnya sudah acap berhembus semenjak dia menggantikan posisi Jose Mourinho medio September 2007 lalu. Namun saat berita itu akhirnya terealisasi, Grant yang sudah membawa Chelsea jadi runner-up di Premiership, Piala Carling dan Liga Champions, tak ayal tetap tertohok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah dipecat dalam rapat itu, Abramovich dikabarkan sudah menawari Grant posisi Direktur Sepakbola di Stamford Bridge. Namun tawaran senilai 2 juta pounds (sekitar Rp 36,8 miliar) per tahun itu ditampiknya.
"Avram bilang dia tak lagi percaya pada mereka. Itu sama sekali bukan pertemuan yang bersahabat. Avram tak ingin lagi berhubungan apa-apa dengan klub. Dia bahkan tak mau mendiskusikan kompensasinya, yang jumlahnya adalah jutaan. Dia bilang ke Roman untuk bicara dengan pengacaranya," ceplos kawan Grant tersebut.
Seorang kawan Grant lain menambahkan, "Avram menilai Chelsea sangat kejam."
(krs/krs)











































