Kekhawatiran akan makin minimnya pemain lokal di Liga Inggris sebenarnya sudah mengemuka sejak beberapa musim lalu. Tahun 2005 Arsenal menjadi klub Inggris pertama yang seluruh skuadnya terdiri dari pemain asing saat menghadapi Crystal Palace pada 2005 lalu.
Meski musim ini tak ada klub yang melakukan "strategi" serupa, namun kontribusi pemain lokal di Liga Inggris tetap menurun. Menurut penelitian yang dilakukan BBC, jumlah pemain Ingggris yang menjadi starter di musim 2007-08 mengalami kemerosotan dibanding tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini jelas mengkhawatirkan publik Inggris karena bisa menghambat pengembangan pemain lokal. Namun saat dikonfirmasi soal hal tersebut, Fabio Capello terkesan tenang-tenang saja.
"Angka-angka itu penting karena dari sanalah saya memilih. Tapi yang lebih penting adalah kualitas - tingkatan pemain. Saat ini hanya ada 34 persen tapi mereka berkualitas tinggi," ungkap Capello.
Di final Liga Champions pekan lalu, yang mempertemukan dua klub Inggris, tercatat ada 10 orang Inggris berlaga di Luzhniki stadium. Cukup menggembirakan meski tak sampai menghapus kekecewaan atas gagalnya Inggris melaju ke Piala Eropa.
"Kami memiliki banyak pemain bagus di tim U-21, dan di tim yang lebih muda lagi, kami punya banyak pemain bagus. Untuk masa depan saya harap jumlahnya bukan 34%, tapi 40%. Itu akan lebih baik buat saya dan sepakbola Inggris," pungkas Don Fabio. (din/roz)











































