Kepastikan McBride hengkang terjadi setelah ia bertemu dan membahasnya dengan manajer Roy Hodgson di markas klub baru-baru ini. Kedua pihak sepakat menyudahi kerja sama yang telah terjalin sejak Januari 2004 itu.
"Setelah mempertimbangkannya dengan keluarga saya, kami memutuskan meninggalkan Fulham setelah empat setengah tahun yang luar biasa," tutur McBride dalam situs resmi klub London tersebut, Rabu (28/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
McBride dibawa ke Craven Cottage setelah sebelumnya membela Everton. Kontribusi terbaik pemain yang pernah tampil di tiga Piala Dunia bersama timnas AS itu adalah di musim 2006/2007. Berkat 12 gol sumbangannya Fulham terhindar dari degradasi. Ia pun dipilih sebagai pemain terbaik Fulham musim itu.
Pada Agustus 2007 Fulham mempercayakan ban kapten kepada McBride. Namun di awal musim ini ia mengalami nasib sial. Cedera lutut yang didapatnya pada 18 Agustus membuatnya absen selama empat setengah bulan.
Dari 139 pertandingan liga bersama Fulham, pria kelahiran 19 Juni 1972 itu mengemas 32 gol. Meski relatif tidak subur, tapi McBride berhasil membangun reputasinya sebagai pemain yang gentle, pekerja keras di lapangan, dan tipikal pemimpin yang bagus buat timnya.
"Brian McBride selalu menjadi duta Fulham yang hebat," tutur Hodgson. "Sebagai kapten saya musim lalu, Brian sangat dihormati di dressing room dan menjadi contoh di lapangan."
"Sikap dia tidak ada duanya. Brian adalah seorang profesional sejati di setiap ucapannya," sambung sang manajer, yang tak lupa berterima kasih pada pemainnya itu serta berdoakan yang terbaik buat kelanjutan karirnya di Negeri Paman Sam.
(a2s/ian)










































