Mantan orang dalam itu adalah Ten Henk Cate. Beberapa hari setelah dirinya dipecat, ia mengaku pernah diberitahu Chelsea bahwa Rijkaard dan Ancelotti adalah kandidat pengganti Avram Grant, yang didepak tiga hari setelah Chelsea kalah di final Liga Champions musim ini.
"Kedua calon suksesor Grant itu berkeras akan membawa stafnya masing-masing," ungkap Ten Cate, yang posisi terakhirnya adalah asisten Grant.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara Rijkaard dan Ancelotti, nama terakhir menipis kansnya bekerja di Stamford Bridge karena AC Milan tak ingin melepasnya. Dalam situs resmi klub, wakil presiden Milan Adriano Galliani mengungkapkan adanya upaya Chelsea "membajak" pelatihnya itu.
"Chelsea? Tidak. Mereka tidak bertemu dengan Carlo karena mereka telah datang kepada kami dan minta izin (untuk menggaet Ancelotti). Semua berakhir di situ saja," tutur Galliani. "Carlo Ancelotti adalah pelatih Milan dan akan tetap begitu."
Bagaimana soal Rijkaard? Semua masih perlu waktu. Ia memang pernah mengisyaratkan istirahat selama satu musim setelah dipecat Barcelona. Namun, konon tawaran Chelsea memberinya godaan cukup besar.
Pernah beredar rumor bahwa pemecatan Ten Cate akan menghambat Rijkaard datang ke London karena Ten Cate pernah menjadi sekondan Rijkaard di Barcelona. Akan tetapi hal tersebut terbantahkan karena Rijkaard kabarnya tidak terlalu fanatik dengan Ten Cate.
Jika terpilih menukangi Chelsea, kemungkinan Rijkaard akan membawa Johan Neeskens, asisten terakhirnya sebelum mereka ditendang dari Nou Camp.
Meski demikian, pihak Chelsea tidak mereaksi "bocoran" Ten Cate di atas. Publik pun masih menggadang-gadang beberapa nama lain seperti eks arsitek Inter Milan, Roberto Mancini, dan pelatih timnas Portugal, Luiz Felipe Scolari.
(a2s/a2s)











































