Awal tahun ini, Barton harus melakoni hukuman penjara selama enam bulan akibat mengeroyok dua orang pemuda bersama dengan dua orang rekannya. Aksi Barton itu membuat si korban harus mendapat perawatan di Rumah Sakit karena luka parah.
Masih menjalani penjara atas kasusnya itu, Barton diajukan lagi ke pengadilan untuk kasus lain. Ia dituduh menyerang rekan setimnya saat masih di Manchester City, Ousmane Dabo, pada bulan Mei 2007.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas tuduhan itu, Barton mengakui bahwa dirinya bersalah, tepat sebelum ia menjalani sidang pertamanya di Liverpool Crown Court yang dijadwalkan digelar Selasa (1/7/2008) waktu setempat.
Dilansir AFP, Hakim Mushtaq Khokhar kemudian menjatuhkan vonis kepada pemuda berusia 25 tahun itu dengan empat bulan hukuman percobaan dalam waktu dua tahun ke depan. Barton juga harus menjalani kerja sosial.
Khokhar lebih lanjut menilai bahwa Barton diidolakan sebagai pesepakbola sehingga ia punya tanggungjawab untuk memberi contoh yang baik, bahkan bila ia menghadapi provokasi.
Akibat dua kasus tersebut, masa depan Barton di Newcastle menjadi gelap. The Magpies memang belum menyatakan akan memecat Barton, namun mereka berkeinginan untuk menggelar pembicaraan dengan si pemain.
"Newcastle United mengetahui hukuman yang dijatuhkan kepada Barton. Klub berniat menyelenggarakan diskusi dengan Barton dan perwakilannya dalam waktu secepatnya," demikian pernyataan Newcastle seperti dimuat dalam situs resmi klub.
(arp/krs)











































