Saga Barry-Liverpool sudah berlangsung untuk beberapa waktu. Namun sayangnya, dari empat tawaran Liverpool, sejauh ini tak satupun yang memenuhi harga yang ditetapkan Villa, yakni 18 juta poundsterling (Rp 328 miliar).
Dua hari lalu, Barry yang sudah kebelet pergi membuat masalah dengan klub melalui komentar di media. O'Neill pun terpaksa harus menjatuhkan hukuman potong gaji dua pekan serta larangan ikut latihan pra-musim kepada kaptennya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah melakukan pertemuan beberapa pekan sebelumnya. Randy (Lerner, Presiden Villa), saya, Gareth dan agennya. Dia bilang bahwa dia ingin bermain di Liga Champions," terang pria berkebangsaan Irlandia Utara itu.
O'Neill menegaskan bahwa dirinya sebenarnya ingin mempertahankan pemain terbaik di kubunya. Namun ia juga mengakui saat seseorang ingin pergi dari suatu klub, maka tak banyak yang bisa ia lakukan.
"Gareth sudah menegaskan posisinya secara gamblang. Kami sudah menetapkan harga untuknya dan saat ini Liverpool menghargainya dengan jumlah berbeda. Itulah titik kemacetan ini, tak ada hal lain," tandas O'Neill.
(arp/ian)










































