Penjaga Gawang milik Chelsea itu menjadi kambing hitam atas gagalnya Republik Ceko melewati fase grup. Blunder yang ia lakukan saat melawan Turki membuat kemenangan timnya yang sudah berada di depan mata berubah menjadi kekalahan.
Cech menolak untuk melarikan diri dalam menghadapi hal itu. Ia memilih pulang ke Praha dan melatih anak-anak di akademinya. Di sana, di tengah-tengah para belia berumur 7 tahun, semangatnya justru terpantik kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya lebih menyukai mereka yang menerima tanggung jawab. Lari dan bersembunyi dari masalah bukanlah cara saya," demikian ia melanjutkan.
(roz/key)











































