Saat Jose Mourinho masih membesut Chelsea, hubungan Manchester United dengan The Blues masuk kategori panas. Meski kedua pelatih kerap minum champagne bersama, itu tak bisa menutupi perseteruan antara keduanya.
Kondisi seperti itu mungkin tak akan terjadi di musim depan menyusul kedatangan Scolari ke Stamford Bridge. Selain memang bukan tipe pelatih yang suka mengeluarkan komentar kontroversial, orang Brasil itu tak sungkan menunjukkan rasa hormatnya pada Fergie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menghormati pelatih lain, tapi sejarah Ferguson berbeda dengan pelatih lain yang baru mulai (melatih). Saya harap saya memiliki vitalitas yang sama saat di usianya. Dia punya kekuatan dan power juga gairah untuk sepakbola. Dia fantastis," lanjut Scolari.
Scolari datang ke Stamford Bridge dengan reputasi sebagai pelatih yang sangat tegas. Pria 59 tahun itu selalu menuntut loyalitas dan kepatuhan penuh dari pemainnya serta sangat anti dengan pembangkangan, kondisi yang tak tak jauh berbeda dengan cara Fergie memimpin di Old Trafford.
"Saya pikir sama punya beberapa persamaan dengan Ferguson. Tapi (Cristiano) Ronaldo bilang kalau dia (Fergie) seperti ayah, mungkin kakek, dan saya pun begitu," pungkas pelatih yang mengantar Brasil menjuarai Piala Dunia 2002 itu. (din/din)











































