Meski banyak meraih sukses di Chelsea, Jose Mourinho juga akan selalu diingat akan kegagalan demi kegagalan yang dia alami di Liga Champions. Tahun lalu penantian The Blues nyaris saja berakhir setelah Avram Grant meloloskan mereka ke final, namun melalui adu penalti John Terry dipaksa menyerah oleh Manchester United.
Maka saat Scolari datang, harapan untuk meraih kejayaan besar di Eropa jelas kembali membahana. Dengan trek rekor yang mentereng bersama banyak tim di dunia, pelatih Brasil itu bisa jadi solusi yang selama ini ditunggu Roman Abramovich.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang menjadi beban buat saya adalah keinginan untuk berada di level 'world class', bukan cuma memenangi Liga Champions. Jika saya katakan pada pemain saya kalau Liga Champions lebih penting dibanding kompetisi lain, saya pikir pemain hanya akan siap untuk Liga Champions. Saya pikri itu bukan cara pandang yang tepat," ungkap Scolari di Guardian.
Apapun target yang ingin diraih Scolari di Stamford Bridge, pelatih yang membawa Brasil menjuarai Piala Dunia 2002 itu setidaknya punya keleluasaan mengatur strategi di atas lapangan. Scolari mendapat jaminan kalau dia tak akan diintervensi oleh sang bos besar dalam hal pemilihan pemain.
"Saya katakan padanya, jika berbicara masalah (di atas) lapangan maka itu menjadi milik saya, tak ada yang boleh mengintervensi. Dia gembira dengan hal tersebut," pungkas Scolari. (din/roz)










































