Bulan Mei lalu, pria yang semasa bermain dulu dijuluki "The Baby Face Assassin" ini dinobatkan menjadi head coach tim reserve menggantikan Brian McClair yang kini diserahi urusan menangani youth team. Baginya, ini adalah sebuah pengalaman baru.
Solskjaer, 35 tahun, tak sabar untuk segera memulai pekerjaan barunya itu. Namun, jangan harap ia akan murah senyum kepada pemain-pemain muda binaannya di tim reserve. Pria asal Norwegia ini siap untuk menjadi tak populer dengan melatih mereka dengan sedikit keras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir saya harus sedikit menekan mereka, dan saya pikir mereka juga menginginkannya. Bukanlah hal yang mudah menjadi seorang pemain sepakbola profesional, jadi saya pikir mereka harus sedikit mengeluarkan keringat. Saya sangat menantikan hal itu. Ini adalah sebuah tantangan buat saya," tandasnya.
Solskjaer merupakan orang yang selamanya akan dikenang sebagai aktor penting atas keberhasilan The Red Devils meraih treble winners tahun 1999. Sebuah golnya di penghujung pertandingan membawa MU mengalahkan Bayern Munich 2-1 sekaligus menjuarai Liga Champions.
(roz/ian)










































