Keributan terjadi dalam jeda pertandingan yang digelar di Columbus Crew Stadium, Ohio, Senin (21/7/2008) pagi WIB. Insiden ini sedikit banyak merusak kemenangan 3-1 West Ham atas tuan rumah.
Seperti dilansir YahooSports, kejadian ini bermula saat segerombolan fans West Ham yang memakai warna kebesaran klub mereka, tiba-tiba mendekati sudut timur laut, tempat di mana biasanya fans Crew paling berisik dan militan berada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aparat kemanan mengamankan seorang penonton di luar stadion karena dianggap mengganggu. Namun apakah ada penangkapan terhadap penonton di dalam stadion tidak diungkapkan petugas.
Suporter Crew sendiri cukup dikenal sebagai pembuat onar. Akhir Mei lalu, ketika Crew dikalahkan New England Revolution, seorang pendukung Crew mengeluarkan hinaan rasis kepada Kheli Dube, pemain Revolution yang berkulit hitam. Major League Soccer (MLS) pun menyelidiki insiden itu.
Skor 3-1 didapat West Ham melalui gol-gol dari Dean Ashton di menit keenam, bunuh diri Brad Evans (26) dan Kyle Reid (53). Crew sempat membalas melalui gol tunggal Jason Garey (20).
"Ini pertandingan yang sangat baik bagi kami. Kami membutuhkan ujicoba seperti ini," aku manajer West Ham Alan Curbishley. "Kami bertanding melawan klub MLS karena kami ingin pergi ke Amerika. Kami ingin menunjukkan kepada publik seperti apa kami ini."
(arp/a2s)











































