Fergie sempat melayangkan keraguannya terhadap kemampuan tim rival, Chelsea, dalam menyaingi MU, mengingat umur rata-rata skuad "Si Biru" yang diklaim sudah menginjak usia 30-an.
Sebuah organisasi amal Inggris bernama Help the Aged, yang bertujuan membebaskan orang-orang yang sudah tua dari kemiskinan, isolasi dan keterabaian, pun bereaksi keras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seseorang tidak seharusnya dicoret karena usia mereka. Sikap usia-isme (peremehan atau prasangka terhadap kelompok atau seorang individu berdasarkan usia mereka --red) dan komentar semacam itu seharusnya patut diberikan kartu merah," ketus Jopling.
Disebutkan lebih lanjut, diskriminasi usia di tempat kerja saat ini sudah dinilai ilegal di Inggris. Di akhir tahun ini, peraturan ketat untuk memerangi usia-isme pun akan diberlakukan oleh pemerintah negerinya Ratu Elizabeth tersebut.
"Help the Aged sudah mengampanyekan agar usia-isme dalam segala bentuk ditendang keluar dari masyarakat kita," tuntas Jopling.
Bicara masalah umur, sebenarnya Fergie pun tak lagi muda dan tergolong salah satu manajer yang teramat senior di Liga Primer, dia usianya yang ke-66. Pria asal Skotlandia itu bahkan telah membesut "Setan Merah" selama dua dekade lebih, tepatnya akan 22 tahun pada November 2008 mendatang.
(krs/din)










































