Sunderland Dapatkan Diouf, Johnson ke Fulham

Sunderland Dapatkan Diouf, Johnson ke Fulham

- Sepakbola
Selasa, 29 Jul 2008 01:01 WIB
Sunderland Dapatkan Diouf, Johnson ke Fulham
London - Dua striker yang merumput di Liga Inggris akan membela klub baru musim depan. El-Hadji Diouf hijrah dari Bolton Wanderers ke Sunderland sementara Andrew Johnson gabung Fulham.

Sunderland merupakan klub ketiga Diouf setelah sebelumnya membela Liverpool dan Bolton. Tak diketahui dengan pasti berapa besar transfer pesepakbola 27 tahun itu, namun nilainya diyakini berada dalam kisaran 2,5 juta poundsterling.

Diberitakan Eurosport, Diouf tiba di pusat latihan Sunderland dengan menggunakan helikopter sebelum kemudian melakukan tes medis dan meresmikan kontraknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"El-Hadji adalah pembalian yang baik buat kami dan kami sangat senang bisa mendapatkannya. Dia punya banyak pengalaman di Liga Inggris dan ajang internasional, sesuatu yang menjadi target kami musim ini, ungkap Manajer Roy Keane dalam pernyataan di situs resmi The Black Cats.

Pemain Senegal itu menjadi pembelian kelima Keane di musim panas ini. Empat pemain lain yang sebelumnya setuju bermukim di Stadium of Light adalah Teemu Taino, Nick Colgan, David Meyler dan Pascal Chimbonda.

Dari Goodison Park, Everton mengkonfirmasi kesepakatan yang mereka capai dengan Fulham terkait penjualan Andy Johnson. Striker internasional Inggris itu kini tinggal menjalani pemeriksaan medis dan mencapai kesepakatan pribadi untuk merealisasikan kepindahannya ke London.

Diberitakan Guardian, Fulham harus mengeluarkan dana sebesar 11 juta poundsterling untuk mendapatkan Johnson. Jumlah tersebut bisa bertambah dua juta poundsterling lagi tergantung sukses yang diraih Fulham.

Penjualan Johnson, yang didatangkan dua tahun lalu dengan rekor transfer Everton sebesar 8,6 juta poundsterling, diyakini sebagai bagian dari upaya The Toffes mendapatkan Joao Moutinho. Penawaran pertama Everton sebesar 11,8 juta poundsterling pada sang gelandang dimentahkan Sporting Lisbon, yang meminta jumlah 20 juta poundsterling. (din/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads