Meski tampil tanpa Wayne Rooney yang masih terserang virus dan Cristiano Ronaldo yang tengah menjalani pemulihan usai naik meja operasi, MU tetap tampil superior atas Portsmouth. Namun dari banyak peluang yang dikreasikan sepanjang pertandingan tak satupun berujung gol, situasi yang memaksakan digelarnya adu penalti.
Keunggulan MU di waktu normal ternyata masih berlanjut di adu tos-tosan. Saat ketiga penendangnya melaksanakan tugas dengan sempurna, di kubu Pompey cuma Jermaine Defoe yang mampu menjebol jala Edwin van der Sar. Pertandingan pun berakhir dengan skor 3-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping penyelesaian akhir yang buruk, nasib sial MU bertambah dengan gemilangnya penampilan kiper David James. Namun satu hal yang juga sangat disesali Fergie adalah pelanggaran Hermann Hreidarsson yang memegangi kaki Carlos Tevez di kotak terlarang yang seharusnya berbuah penalti buat mereka.
"Saya kira semua orang akan berpikir kalau itu adalah penalti. Saya tak tahu bagaimana posisi wasit Peter Walton saat itu. Tapi (penalti) itu tak diberikan dan itu bukan masalah," lanjut pria Skotlandia itu.
Insiden antara Tevez dan Hreidarsson sesungguhnya berlanjut dengan kekesalan sang striker Argentina yang memegang leher bek asal Islandia itu. Namun insiden tersebut terlepas dari pengamatan Fergie maupun wasit Walton.
(din/ian)











































