Voronin, yang digaet Liverpool secara cuma-cuma setelah free transfer dari Bayer Leverkusen pada musim panas tahun lalu, awalnya mendapat penilaian bagus dari Rafa Benitez.
"Dia pintar, jeli, dan memberi kami opsi lebih banyak dalam penyerangan. Dia bisa bermain di belakang penyerang utama, berada di depan, atau menyerbu dari kedua sayap," puji sang manajer setelah menyaksikan permainan Voronin di awal musim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benitez kabarnya membuka pintu bagi klub manapun yang ingin membeli pemain berusia 29 tahun itu. Toh ia sudah memiliki penyerang lain, Robbie Keane, serta pemain muda asal Prancis, David Ngog.
Pada pertandingan kompetitif pertama The Reds musim ini, saat menghadapi Standard Liege di babak kualifikasi Liga Champions, Kamis (14/8/2008) dinihari WIB, Benitez membekukan Voronin di bangku cadangan sepanjang pertandingan.
Walaupun kesulitan menjebol gawang lawan, sekalipun telah memainkan Keane, Torres, dan Dirk Kuyt, manajer asal Spanyol itu tidak merasa perlu memasukkan Voronin. Ia malah menjajal gelandang serang muda, Nabil El Zhar, di menit-menit akhir.
Voronin boleh jadi merasa gusar karena di beberapa pertandingan pra-musim ia tampil cukup bagus dengan torehan tiga gol. Ia pun bereaksi, mengisyaratkan ketidaknyamanan dirinya dengan kondisi saat ini.
"Sepertinya takkan ada kompetisi yang jujur di posisiku," ungkap Voronin seperti dikutip The Sun. "Aku rasa, apapun yang kulakukan, posisi itu selalu sudah terisi (pemain lain)."
Sinyalamen meninggalkan Anfield, Andriy? (a2s/arp)











































