Gara-gara Barry, Benitez Ancam Mundur

Gara-gara Barry, Benitez Ancam Mundur

- Sepakbola
Sabtu, 16 Agu 2008 14:13 WIB
Gara-gara Barry, Benitez Ancam Mundur
Liverpool - Berlarut-larutnya negosiasi transfer Gareth Barry membuat Rafa Benitez jengah. Ia kesal karena merasa disalahkan dengan kegagalan menggaet Barry. Ia bahkan mengancam mundur.

Benitez merasa kemampuannya dalam urusan transfer dipertanyakan oleh duet pemilik Liverpool, Tom Hicks dan George Gillet. Maka manajer asal Spanyol itu pun membuat klarifikasi tentang persoalan Barry.

"Beberapa orang sepertinya menyalahkan saya atas semuanya, mulai dari pemanasan global hingga kenaikan BBM," sembur Benitez dikutip Daily Mail. "Saya ingin menjelaskan tentang apa yang terjadi di antara kami dan Aston Villa."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bicara dengan Martin O'Neill (manajer Villa) tentang Barry pada bulan April lalu. Namun kemudian saya tidak bicara dengan siapapun di Villa. Di sela masa itu, pembicaraan terjadi antara Rick Parry (Chief Executive Liverpool) dan pemilik serta Chief Executive Villa," terang Benitez.

Menurut Daily Mail, akibat masalah tersebut Benitez sempat mengancam untuk meninggalkan kursinya sebagai Anfield gaffer. Beruntung, atas nasihat sejumlah teman niat tersebut urung dibuktikan.

Tak hanya masalah kewenangan saja yang tengah membelit hari-hari Benitez di Anfield saat ini. Akibat kengototan memburu Barry, Xabi Alonso jadi tidak betah dan ia meminta dirinya dilepas ke Arsenal atau Juventus.

Namun baik Arsenal atau Juve sama-sama keberatan dengan bandrol 16 juta poundsterling yang dipasang The Reds. Alonso makin tak senang karena kemudian gelandang Spanyol itu merasa Liverpool memaksa ia pergi.

Benitez berupaya tak terpengaruh dengan semua konflik di atas. "Saya bahagia dengan skuad tim saya dan akan terus mencoba mengembangkan tim dan melangkah maju dengan pemain-pemain yang sudah ada di sini," tegasnya.

(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads