Hasil ini mengantarkan Liverpool bersanding dengan Arsenal dan tim lain yang juga memetik kemenangan di pekan pertama Primership 2008/2009 ini. Liverpool juga mencatatkan diri sebagai tim kedua, selain Blackburn Rovers, yang meraih angka penuh di kandang lawan.
Meski menang, penampilan Liverpool di babak pertama cukup mengkhawatirkan. Koordinasi lini per lini tidak terjalin, yang membuat Sunderland sedikit diuntungkan dengan hal ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peluang matang kedua tim tuan rumah pun tercipta di menit 12. Menerima crossing Teemu Tainio, Daryl Murphy menyambut bola dengan sundulannya. Namun Pepe Reina masih sigap menangkap bola yang mengarah ke gawangnya.
Setangah jam pertandingan berjalan, Liverpool mulai menemukan kolektivitas permainan mereka. Sunderland pun kerap tertekan, walau masih bisa menjaga kesolidan di depan gawang Craig Gordon.
Robbie Keane nyaris saja menjebol gawang Sunderland di menit 42. Namun tendangannya hanya sedikit melebar dari gawang tim tuan rumah. Hingga peluit tanda jeda pertandingan dibunyikan, skor 0-0 masih bertahan.
Memasuki paruh kedua, Rafa Benitez memutuskan melakukan pergantian pemain. Damien Plessis yang tampil angin-anginan ditarik keluar dan digantikan Xabi Alonso.
Pergantian ini membuat lini tengah The Reds lebih solid. Dominasi pertandingan pun menjadi milik tim tamu. Sejumlah peluang juga muncul, salah satunya dari tendangan keras Steven Gerrard di menit 52. Akan tetapi bola tidak tepat mengarah ke sasaran.
Kesempatan berikutnya datang di menit 54 lewat sepakan Benayoun. Kali ini, Craig Gordon menjadi penghalang bola masuk ke gawang Sunderland. Sebelumnya tim tuan rumah mendapat peluang matang lewat sepakan kaki kiri Diouf. Namun bola hasil tendangan pemain asal Senegal itu mudah diredam Reina.
Gerrard kembali memberi ancaman ke gawang tuan rumah di menit 58. Mendapat bola sodoran Benayoun, ia melepas tendangan keras yang jauh dari jangkauan Gordon, namun mudah dihalau Nyron Nosworthy.
Peluang matang Liverpool terjadi di menit 72. Berawal dari sepakan Dirk Kuyt yang masih bisa diblok Gordon, bola rebound langsung dijemput Torres dengan tendangannya. Namun Robbie Keane juga merangsek masuk ke kotak penalti yang membuat bola sepakan Torres malah mengenai kakinya dan gagal mengarah ke gawang Sunderland.
Di menit 80, Xabi Alonso nyaris menjebol gawang Sunderland dengan cara yang spektakuler. Melihat Craig Gordon out of position, ia melepas tendangan keras jarak jauh yang hanya sedikit menyamping dari gawang Sunderland.
Gol akhirnya benar-benar tercipta di menit 82. Mendapat banyak ruang untuk melepas tendangan, Torres tak menyia-nyiakannya dengan menyepak bola dengan keras mengarah ke sudut kanan bawah gawang Gordon, tanpa bisa dijangkau penjaga gawang Sunderland itu.
Di sisa waktu yang ada, Sunderland cukup ngotot mengejar ketertingalan. Namun hingga berakhirnya masa injury time tiga menit, skor 1-0 untuk Liverpool tetap bertahan.
Susunan Pemain
Sunderland: Gordon, Collins, Nosworthy, Bardsley, Chimbonda, Tainio (Tainio 57), Richardson (Edwards 73), Reid, Malbranque, Diouf (Chopra 81), Murphy
Liverpool: Reina, Arbeloa, Hyppia, Carragher, Dossena, Benayoun (Aurelio 81), Gerrard, Plessis (Alonso 46), Kuyt, Keane (El Zhar 77), Torres.
(ian/din)











































