Penyerang berjuluk El Nino itu kembali membuktikan bahwa dirinya masih sama berbahaya seperti musim lalu. Golnya di menit 82 sudah cukup untuk membawa The Reds memenangi pertandingan sekaligus mengantongi tiga angka penuh.
Bagi Rafa gol tersebut adalah sebuah penyelamat. Ya, Sunderland yang diarsiteki oleh Roy Keane diakuinya sempat beberapa kali membuat timnya kesulitan, terutama di babak pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berhasil mengendalikannya dan kualitas operan kami menjadi lebih baik. Kami menguasai permainan dan jauh lebih baik ketika menyerang," lanjutnya.
"Pada akhirnya yang menjadi penentu tetaplah Torres. Kami tahu ia ia bisa mencetak gol seperti itu, namun tim secara keseluruhan juga harus tampil baik," tukasnya.
Torres merupakan top skorer Liverpool pada musim kompetisi lalu. Oleh Benitez ia diturunkan sebanyak 33 kali ketika itu dan hasilnya ia berhasil mendulang 24 gol.
(roz/din)











































